GENMILENIAL.ID – Sebanyak 160 guru ngaji dari Desa Tambakmekar, Kumpay, Tambakan, dan Bunihayu mengikuti Pelatihan Guru Ngaji bertema 'KBM Interaktif Menggunakan Game Edukatif' di Aula Umar, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah pada Sabtu 8 November 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Assyifa Peduli bekerja sama dengan Ummahat As-Syifa melalui program Da’i Berdaya, dengan materi utama pemanfaatan game edukatif berbasis AI serta platform digital seperti Kahoot, Quizziz, dan Mentimeter.
Baca Juga: UMKM Mitra Dahana ikuti inkubasi bisnis TJSL, siap naik kelas dan go digital
“Pelatihan ini menjadi ajang silaturahim sekaligus peningkatan kapasitas guru ngaji. Kreativitas dalam pembelajaran diperlukan agar santri belajar lebih menyenangkan dan mudah memahami materi,” kata Suratmi, Manajer Ummahat As-Syifa.
Selain peningkatan keterampilan, kegiatan ini juga menyertakan pembagian santunan dan kafalah bagi guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendidik generasi Qur’an.
Kepala Program Assyifa Peduli, Ikhsan Nuryamin menekankan bahwa pendidik adalah garda terdepan dalam mencetak generasi Qur’ani.
Baca Juga: Polres Subang cek jalur Pantura dan wisata, pastikan arus lalu lintas aman jelang Nataru 2025
Kolaborasi ini bertujuan agar guru ngaji dapat menghadirkan proses belajar-mengajar yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini direncanakan rutin dilaksanakan tiga kali setahun, sehingga diharapkan guru ngaji semakin siap menghadirkan suasana pembelajaran Al-Qur’an yang inovatif dan menyenangkan bagi santri.***