GENMILENIAL.ID – Komitmen industri pertahanan nasional terhadap dunia pendidikan tak sebatas pada infrastruktur fisik.
PT Dahana, anggota holding DEFEND ID, menunjukkan pendekatan yang lebih menyentuh: membangun karakter dan semangat kebangsaan sejak usia dini.
Dalam program bertajuk 'DEFEND ID Mengajar', PT Dahana menghadirkan relawan-relawan muda yang terjun langsung ke SDN Danumaya, Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jumat, 18 Juli 2025.
Mereka tak hanya datang membawa materi edukatif, tapi juga semangat, kehangatan, dan inspirasi bagi para siswa.
“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan rasa percaya diri dan cinta Tanah Air. Lewat pendekatan bermain dan bercerita, nilai-nilai kebangsaan bisa ditanamkan tanpa terasa menggurui,” ujar tim relawan pengajar dari Dahana.
Empat relawan, Dinda Husnaini, Muhamad Risky Ceaser, Aulia Syifa Aninditha, dan Dwi Arimbi Wardaningrum, membawa materi dengan metode yang disukai anak-anak, permainan interaktif, cerita inspiratif, dan dialog ringan seputar cita-cita dan kecintaan terhadap Indonesia.
“Kami tidak ingin sekadar menyampaikan informasi, tapi menumbuhkan rasa memiliki pada bangsa ini sejak dini,” kata Dwi Arimbi.
Anak-anak pun terlihat antusias. Suasana kelas yang hangat dipenuhi tawa, pertanyaan polos, dan keingintahuan tinggi.
Baca Juga: Bripka Cecep gugur saat amankan acara nikahan anak Gubernur Jabar, dapat kenaikan pangkat anumerta
Dari kegiatan ini, Dahana berharap bisa memperluas cakrawala mimpi anak-anak Subang, bahwa mereka juga bisa jadi bagian penting masa depan Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DEFEND ID di sektor pendidikan, dan menjadi pelengkap dari renovasi ruang kelas SDN Danumaya yang telah diresmikan sehari sebelumnya.
“Pendidikan karakter seperti ini akan memberi bekal jangka panjang. Bukan hanya soal akademik, tapi membentuk sikap dan cara pandang generasi penerus bangsa,” ujar Manajer TJSL PT Dahana, Neni Sumarni, dalam keterangan terpisah.
Melalui program ini, Dahana tidak hanya membangun ruang belajar yang nyaman secara fisik, tapi juga menghidupkan ruang hati anak-anak dengan semangat untuk terus bermimpi, belajar, dan berkontribusi bagi Indonesia.***