Kehadiran ratusan pengurus GLN Gareulis dari berbagai daerah tidak hanya menjadi seremoni pengukuhan, melainkan awal dari kerja kolaboratif untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi literat, adaptif, dan maju.
“Tugas kita tidak ringan, tapi penuh peluang. Literasi harus membumi, bukan eksklusif,” pungkas Ega, seraya mengajak seluruh masyarakat Subang terus menulis, membaca, dan menjadi cahaya perubahan di lingkungan masing-masing.***