edukasi

IFG dukung literasi nasional lewat program hibah buku bersama Perpusnas RI

Jumat, 13 Juni 2025 | 23:43 WIB
Ilustrasi - IFG ikut berkontribusi dalam peningkatan literasi lewat program hibah buku bersama Perpusnas RI (Pixabay/Jarmoluk)

GENMILENIAL.ID - Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi nasional melalui dukungan terhadap program hibah buku yang digagas bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Program ini menyasar 34 provinsi di Indonesia dan menargetkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) serta perpustakaan desa sebagai penerima manfaat.

Melalui inisiatif ini, IFG dan Perpusnas berkolaborasi mendistribusikan bahan bacaan berkualitas ke berbagai pelosok tanah air, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Baca Juga: ESAI: Tone positif dan tone negatif dalam penulisan sejarah Indonesia: Elaborasi kritis berbasis epistemologi dan historiografi

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memperluas akses terhadap sumber pengetahuan dan mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas dan siap menyongsong masa depan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen IFG dalam mendukung distribusi bahan bacaan yang berkualitas dan edukatif ke berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Denny S. Adjie, Sekretaris Perusahaan IFG.

Denny menambahkan, tantangan literasi masa kini bukan hanya ketersediaan bahan bacaan, tetapi juga perubahan kebiasaan di era digital.

Meski teknologi memberi kemudahan, membaca buku cetak tetap memberikan ruang lebih fokus dan pemahaman yang mendalam.

Baca Juga: Thariq Halilintar sambut kelahiran anak pertama, Ahmad Arash Omara: Akhirnya berada dalam pelukan kami

“Kami memandang pentingnya menjaga keseimbangan antara kemudahan akses digital dan pengalaman membaca secara langsung,” lanjutnya.

Dorong pemanfaatan perpustakaan daerah

IFG juga menekankan pentingnya penyediaan buku fisik di perpustakaan daerah agar masyarakat kembali memanfaatkan ruang literasi di lingkungannya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung IFG, khususnya aspek sosial yang menekankan kontribusi terhadap pendidikan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Lantik 111 pejabat di jalan rusak, Kang Rey tegaskan: Jabatan adalah amanah, ASN harus melayani rakyat

Halaman:

Tags

Terkini