edukasi

Kenapa Indonesia bakal larang anak main medsos? begini alasan sederet negara yang punya kebijakan serupa dari Eropa hingga Amerika

Rabu, 15 Januari 2025 | 00:30 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid saat bersama anak-anak Indonesia dalam kegiatan memperingati Hari Anak Sedunia, pada 20 November 2024 (Instagram.com/@meutya_hafid)

Baca Juga: Sopir taksi Alphard datangi Polda Metro Jaya, pihak kepolisian ungkap sikap patwal RI 36 yang viral berdasarkan pemeriksaan

Berkaca dari hal itu, ternyata sejumlah negara di Eropa hingga Amerika juga telah menerapkan kebijakan serupa.

Terdapat berbagai terobosan unik yang dijalankan negara-negara yang menerapkan aturan resmi dari pemerintah soal pembatasan medsos bagi anak. Berikut ini ulasan selengkapnya:

1. Australia: Peduli dengan perkembangan generasi muda

Dilansir dari E-Safety Pemerintah Australia, negara tetangga Indonesia itu akan menerapkan usia minimum wajib 16 tahun untuk pembuatan akun di medsos, per tanggal Desember 2025 mendatang.

Alasannya persis seperti yang akan dijalankan di Indonesia, yakni agar menciptakan ruang digital yang lebih aman terkhusus bagi anak-anak.

Baca Juga: Akankah Kluivert lanjutkan tren positif STY bersama Timnas Indonesia? begini misi terselubung PSSI gaet sang meneer Belanda itu

"Pemerintah Australia melindungi generasi muda yang berada pada tahap kritis perkembangan mereka, melalui pembatasan usia medsos," begitu pernyataan Pemerintah Australia yang dikutip pada 14 Januari 2025.

Di sisi lain, tanggung jawab aturan di Australia ini akan dibebankan kepada penyedia layanan dalam berbagai platform di medsos. 

"Persyaratan aturan pembatasan usia ini akan berlaku pada Desember 2025, khusus bagi kaum muda, orang tua, hingga kalangan industri daring," tegasnya.

2. AS: Privasi anak sangat penting 

Menyebrang ke Benua Amerika, Pemerintah Amerika Serikat (AS) pernah mengungkap kekawatirannya soal penggunaan medsos bagi warga negaranya.

Baca Juga: Sebut Shin Tae-yong lebih cocok jualan ketimbang latih Timnas, Bung Towel dikecam sang penerjemah STY usai lempar ejekan ini di medsos

Pemerintah AS menyebut, fenomena pengguna medsos TikTok yang acapkali mengambilkan tarian-tarian sensual telah menjadi hal lumrah di kalangan generasi muda.

Aturan larangan medsos bagi anak di bawah usia 18 tahun pun akhirnya diterapkan AS lewat Children's Online Privacy Protection Rule (Aturan Privasi Anak di Medsos), pada 2023 lalu.

Halaman:

Tags

Terkini