“Untuk masa kini dan kedepan, coba hati-hatilah didalam proses pemilihan pilkada, jangan lagi digadaikan hak pilih masyarakat,” tambahnya.
Edi pun meminta agar masyarakat juga cerdas dalam memilih pemimpin, tidak memilih yang money politik tapi yang mempunyai kapasitas dan kamampuan dalam membangun Kabupaten Subang dalam lima tahun kedepan.
Termasuk, kata Edi, media punya andil besar dalam menunjukan siapa saja pemimpin yang layak untuk bisa dipilih oleh masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadi seorang pemimpin.
“Sehingga ada wadah masyarakat, salah satunya inisiatif dari media mengawal melalui proses, siapa saja yang sudah pasang baliho, itu niatnya untuk membangun Subang tapi jangan menipu,” tandasnya.