GENMILENIAL.ID - Tokoh masyarakat Edi Setiadi berharap jelang Pilkada Subang 2024 ini, masyarakat Subang bisa mendapatkan pemimpin yang baik, tidak tersandung kasus hukum, amanah dan bisa memberikan contoh keteladanan dalam membangun Kabupaten Subang.
Putra dari R.H Atju Syamsudin yang merupakan Bupati Subang periode 1967-1978 dari TNI AD ini menegaskan sebaiknya para calon pemimpin Subang belajar sejarah dari tokoh-tokoh pendiri Kabupaten Subang.
“Para orang tua kita, pendiri Kabupaten Subang, masyarakat, tokoh-tokohnya itu tidak diwarnai dengan hal-hal yang sifatnya negatif, tidak amanah, korupsi, tidak menyertakan masyarakat (dalam kebijakan), hanya dipublik saja,” kata Edi Setiadi pada GenMilenial.id Selasa, 4 Juni 2024.
Hal tersebut Edi sampaikan mengingat beberapa periode kepemimpinan Kabupaten Subang sebelumnya, para mantan Bupati Subang selalu tersandung kasus hukum yang membuat rakyat dan masyarakat Kabupaten Subang menjadi malu.
“Kita kan harus melihat fakta, bagaimana leadership yang terpilih menjadi Bupati Subang mulai jaman reformasi, demokrasi berbuat mengecewakan seluruh masyarakat, membawa malu dan wibawa pemerintah,” kata Edi.
“Kok begini sih ngurusnya, kok begitu sih akhlaknya, kok begini sih mental juangnya, dipenuhi dengan nilai-nilai komersil materi yang tidak sesuai dengan koridor hukum dan agama,” tambahnya.
Fakta sejarah bahwa mantan Bupati Subang sebelumnya yang selalu bermasalah dengan hukum harusnya menjadi titik balik kesadaran masyarakat Subang terutama mereka yang mempunyai hak pilih pada Pilkada 2024 mendatang agar hati-hati dalam memilih pemimpin.
Baca Juga: BUMD Subang, Perumda TRS berhasil menjadi juara 1 Investment Challenge Tingkat Jawa Barat
“Ini harus jadi pikiran, modal dasar orang Subang, masyarakat yang mempunyai hak pilih, jangan pilih lagi,” ujarnya.
Edi pun menuturkan bahwa seperti ada kesalahan dalam pola pendidikan politik bagi masyarakat di Kabupaten Subang selama ini, sudah saatnya masyarakat Subang diberikan pemahaman yang benar tentang politik.
“Berarti ada yang salah dalam memilih kepemimpinan tertinggi di Kabupaten Subang,” ungkapnya.
Ia pun menjelaskan bahwa Kabupaten Subang memerlukan leadership yang memiliki akhlak yang baik, amanah, jujur, membela rakyat, bisa membangun mental birokrasi, motto juang dan keahlianya.
Baca Juga: Bahagia dan penuh haru, Pj Bupati Subang bangga Persikas torehkan sejarah lolos ke Liga 2 Nasional