GENMILENIAL.ID - Kepala Perpustakaan SMPN 1 Cibogo, Tin Suhartini menyebut bahwa saat ini minat literasi dikalangan pelajar perlu kembali untuk digiatkan.
Hal tersebut dikarena masih ada anggapan dikalangan para pelajar bahwa literasi harus selalu berhubungan dengan membuat tulisan.
"Secara umum, anak-anak masih belum signifikan perubahanya itu, karena mungkin mereka berpikirnya literasi harus bikin puisi," kata Tin Sutarmi.
Lanjut perempuan yang saat ini mengajar Bahasa Indonesia di SMPN 1 Cibogo ini, tugas besar seorang tenaga pendidik saat ini bagaimana menjelaskan bahwa literasi bukan hanya soal membuat tulisan.
Baca Juga: Makna memperingati kemerdekaan Indonesia melalui pawai obor
"Padahal gak juga kan, literasi itu tidak hanya bikin puisi, berbicara juga kita misal sama teman, menghitung, juga kan ada sekarang literasi digital," ujarnya.
Namun, kata Tin kalau soal kunjungan ke perpustakaan, terutama di SMPN 1 Cibogo jumlahnya cukup banyak, namun pada saat kegiatan eskul literasi masih perlu untuk didorong.
"Sekitar 50 persenan lebih, udah mulai banyak sekarang kelas 7 sudah mulai, karena di sekolah kami itu setiap hari selasa suka diadakan pembiasaan literasi," jelasnya.
Lanjut Tin, pembiasaan setiap pekan tersebut dilakukan sebelum peserta didik memasuki jam pembelajaran, dan setiap pekan selalu dijadwalkan dengan kegiatan literasi yang berbeda.
Baca Juga: Jejak pahlawan, mengukir perjuangan panjang menuju kemerdekaan Indonesia
"Pembiasaan membaca buku, bercerita, tiap minggu itu jadwalnya berbeda-beda, minggu pertama membaca, minggu keduanya berbicara, kaya bercerita anak itu, anak yang lain mendengarkan," ucapnya.
Disamping itu, ada juga kegiatan musikalisasi puisi, yang dilakukan pada pekan terakhir dalam setiap bulan, setelah pada pekan sebelumnya peserta didik dibiasakan dengan review buku, membaca dan bercerita.
"Dari pembiasaan itu menampilkan hasil karya, musikalisasi puisi juga itu dibuat hasil karya anak, bukan kita, anak yang menentukan," ujarnya.
Perempuan yang menyelesaikan Strata Satu (S1) di STKIP Subang ini juga menjelaskan, bahwa di SMPN 1 Cibogo sebelum pembelajaran dimulaipun selalu dibiasakan untuk membaca janji literasi dan membaca 15 menit.
Artikel Terkait
P5 dalam kurikulum merdeka, transformasi pembelajaran menuju masa depan
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), membangun karakter bangsa di kalangan pelajar
SMP Muhammadiyah Subang gelar IHT, Ina Rostiana : untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran P5
Mengambil tema lingkungan hidup dan kewirausahaan, SMPN 1 Cibogo gelar pembelajaran P5
Guru penggerak, upaya pemerintah perbaiki infrastruktur pendidikan sekaligus siapkan pemimpin pembelajaran
Sambut Hari Peringatan Pramuka ke 62, Kwaran Pramuka Kecamatan Subang gelar Jambore Penggalang
Mendorong literasi di kalangan pelajar, pentingnya pembelajaran abad ke-21