Anies Baswedan kritik gagasan kirim anak nakal ke barak militer: Semua pihak harus introspeksi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 24 Juli 2025 | 02:25 WIB
Anies Baswedan saat hadir di podcast Tretan Muslim (Instagram/aniesbaswedan)
Anies Baswedan saat hadir di podcast Tretan Muslim (Instagram/aniesbaswedan)

GENMILENIAL.ID - Anies Baswedan menanggapi wacana pengiriman anak-anak yang dianggap 'nakal' ke barak militer sebagai bentuk penegakan kedisiplinan.

Ia menyampaikan pandangannya dalam tayangan podcast Tretan Universe yang dikutip pada Kamis, 24 Juli 2025.

Wacana ini sebelumnya digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mewacanakan pembinaan anak-anak bermasalah melalui pelatihan ala militer.

Baca Juga: DJ Panda akui hubungan dengan Erika Carlina terjadi usai mabuk bersama

Anies menilai pendekatan tersebut menyederhanakan persoalan yang kompleks.

Menurutnya, perilaku anak merupakan hasil dari berbagai faktor, termasuk pola asuh, sistem pendidikan, dan lingkungan sosial.

“Waktu kita bilang anak nakal, kan menyederhanakan anak ini berperilaku tidak sesuai dengan harapan. Kenapa itu terjadi? Apakah karena anak itu saja atau karena pola asuh orang tua, di sekolah, atau lingkungan?” ujar Anies.

Ia menegaskan bahwa kebiasaan menyalahkan anak semata tanpa mengoreksi sistem di sekitarnya justru tidak menyelesaikan akar persoalan.

Baca Juga: Kementerian BUMN dorong transformasi komunikasi digital lewat AI dan peran karyawan sebagai duta perusahaan

“Anak itu kemudian harus nanggung risikonya, lah barangkali dia salah asuh?” katanya.

“Begitu kita ambil anak itu dan dipindahkan ke tempat lain, kita tidak mengoreksi problem yang buat anak begini,” lanjutnya.

Anies menyebut bahwa semua pihak yang terlibat dalam tumbuh kembang anak, seperti guru, orang tua, dan lingkungan sekitar, juga harus melakukan introspeksi.

“Kalau gurunya nggak ngoreksi, orang tuanya nggak ngoreksi, lingkungan nggak ngoreksi… maka muncul kejadian yang tidak seperti diharap itu kan karena anak ini produk dari didikan rumah, sekolah, dan lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga: Diperiksa tiga jam, Jokowi tegaskan tak perintahkan kader PSI unggah ijazah di medsos

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X