travel

Kerak telor, warisan kuliner Betawi yang terus hidup

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 02:56 WIB
Penjual kerak telor (Pixabay_tresiahoban3)

Proses ini memberikan tekstur yang renyah pada bagian luar kerak telor, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih.

3. Rasa dan penyajian

Kerak telor menawarkan perpaduan rasa yang kaya dan kompleks. Rasa gurih dari telur dan kelapa parut yang disangrai berpadu sempurna dengan aroma ebi yang khas.

Jajanan ini biasanya disajikan dalam porsi kecil, pas untuk dinikmati sebagai camilan.

Setelah matang, kerak telor ditaburi bawang merah goreng dan tambahan serundeng, menambah cita rasa gurih yang memikat.

Baca Juga: Kekuatan pasar dalam ekonomi Islam

4. Tantangan dan masa depan

Meski kerak telor merupakan salah satu warisan kuliner yang kaya akan budaya, popularitasnya sempat menurun di tengah serbuan makanan cepat saji dan kuliner internasional.

Namun, belakangan ini, kerak telor mulai mendapat perhatian kembali, terutama di kalangan generasi muda yang ingin menjaga warisan budaya Betawi tetap hidup.

Para penjual kerak telor yang biasanya dapat ditemukan di tempat-tempat wisata dan acara-acara besar, kini juga mulai merambah platform online untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Usaha ini diharapkan dapat mempertahankan eksistensi kerak telor di tengah perubahan zaman dan menjaga agar kuliner tradisional ini tidak hilang ditelan modernisasi.

Kerak telor bukan sekadar jajanan biasa. Ia adalah simbol dari kekayaan budaya Betawi yang patut dilestarikan.

Baca Juga: Apa itu hipersomnia? gangguan tidur yang sering disalahpahami

Di balik setiap gigitannya, tersimpan sejarah panjang dan kebanggaan akan warisan nenek moyang yang masih bisa dinikmati hingga hari ini.

Bagi masyarakat Betawi dan juga warga Jakarta, kerak telor lebih dari sekadar makanan, ia adalah cerminan identitas dan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Halaman:

Tags

Terkini