“Buah-buahan ini disiapkan oleh Pak Gubernur untuk dibagikan ke pengunjung secara gratis.” tambahnya.
Menurut Herlina, sejak digelar tiga pekan lalu, kegiatan CFD di Lembur Pakuan selalu mendapat respons positif dari warga.
Polwan dari Polres dan Polsek Kalijati ditugaskan bergiliran untuk hadir dan memastikan suasana tetap aman dan nyaman.
Di luar hari Minggu, Lembur Pakuan juga tak sepi pengunjung. Banyak yang datang untuk sekadar menikmati suasana kampung, melihat kediaman Gubernur Jawa Barat, atau sekedar mencari inspirasi dari kawasan yang kini dikelola dengan sentuhan seni dan budaya.
Baca Juga: Waspada, ini 4 tanda tubuh kebanyakan makan daging saat Idul Adha
Tempat ini cocok buat healing, udara segar, sentuhan artistik pagar bambu dan area pesawahan dengan jalan dan saung-saung yang ditata rapi membuat pengunjung betah berlama-lama dan mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga.
Dengan paduan suasana pedesaan, pendekatan humanis aparat, dan partisipasi warga, Lembur Pakuan menjelma menjadi ruang pertemuan antara tradisi, keamanan, dan kebahagiaan sosial.
Sebuah gambaran kecil tentang bagaimana sebuah desa bisa menjadi destinasi besar di hati banyak orang.***
Artikel Terkait
Polwan Polres Subang berikan trauma healing kepada para pengungsi korban bencana longsor di Desa Pasanggrahan
Puluhan Polwan Polres Subang ucapkan salam pelepasan masa pensiun mantan Kapolsek Subang Kota dengan makan nasi liwet bersama
HUT Polwan ke-76, Polres Subang gelar syukuran dan santunan, AKBP Ariek Indra Sentanu : Polwan harus tingkatkan kemampuan diri melalui pendidikan
Panji Petualang sembuh dari diabetes, ungkap peran dukungan Dedi Mulyadi dalam proses kesembuhan
Dedi Mulyadi tetapkan jam masuk sekolah di Jabar jadi pukul 06.30 WIB mulai tahun ajaran baru
Dilaporkan soal barak militer, Dedi Mulyadi: Mungkin mau cari perhatian
Polwan Polres Subang bagikan makanan di CFD Lembur Pakuan, dapat apresiasi masyarakat