Kata Evi, Hal tersebut merupakan bagian dari amanat ijtihadiyah, amanat yang mendorong dan mengharuskan kita cerdas, dinamis, progresif, dan tidak boleh berhenti.
"Harus selalu mempunyai gagasan baru. Itu namanya ijtihadiyah. Dari sinilah, kita mampu membangun,” tuturnya.