GENMILENIAL.ID - Petir adalah salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan dan menakutkan di dunia.
Petir terjadi saat ada perbedaan potensial listrik yang sangat besar antara awan dan bumi atau antara awan yang berbeda.
Proses terjadinya petir melibatkan beberapa tahapan, dan berikut adalah penjelasan lebih detailnya.
1. Pembentukan awan
Proses terjadinya petir dimulai dengan pembentukan awan. Awan terbentuk dari uap air yang menguap dari permukaan bumi yang naik ke atmosfer dan mengalami pendinginan.
Ketika uap air tersebut mencapai titik embun, maka uap air tersebut akan berubah menjadi tetes air dan membentuk awan.
2. Terbentuknya muatan listrik
Di dalam awan, terdapat perbedaan suhu dan kelembaban udara yang menyebabkan gesekan antar-partikel dalam awan tersebut. Gesekan ini kemudian menghasilkan muatan listrik positif dan negatif yang terpisah di dalam awan.
Muatan listrik positif terakumulasi di bagian atas awan, sementara muatan listrik negatif terakumulasi di bagian bawah awan.
3. Terbentuknya medan listrik
Perbedaan muatan listrik positif dan negatif di dalam awan menyebabkan terbentuknya medan listrik yang sangat kuat. Medan listrik ini dapat mencapai jutaan volt per meter.
4. Terjadinya ionisasi
Medan listrik yang sangat kuat tersebut memecahkan molekul oksigen dan nitrogen di udara, dan menghasilkan ion-ion positif dan negatif. Proses ini disebut dengan ionisasi.
5. Terjadinya korona discharge
Ketika medan listrik yang sangat kuat mencapai batas tertentu, maka terjadilah korona discharge.