GENMILENIAL.ID - Dunia akademik dan ekosistem kreatif nasional kembali mencatat prestasi membanggakan.
Executive Committee Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus Ketua Program Studi Magister Desain FSRD ITB, Dwinita Larasati, berhasil meraih dua hibah riset bergengsi dalam skema internasional dan nasional.
Capaian ini menjadi sorotan karena tidak hanya menunjukkan keunggulan akademik, tetapi juga memperkuat peran desain sebagai motor penggerak pembangunan kota dan industri berbasis inovasi.
Baca Juga: HUT ke-78 Subang jadi ajang evaluasi, Sekda akui layanan dan infrastruktur masih dikeluhkan warga
Dorong peran desain dalam jejaring kota kreatif dunia
Pada skema Riset Internasional ITB 2026, Dwinita Larasati bersama tim lintas fakultas di ITB memperoleh hibah riset bertajuk 'Potensi Ekosistem Desain dalam Pengelolaan Jejaring Kota Desain UNESCO.'
Riset ini melibatkan kolaborasi dari berbagai fakultas, mulai dari FSRD, SAPPK, hingga FTI, serta melibatkan mahasiswa magister dan doktoral.
Tak hanya itu, penelitian ini juga menggandeng mitra internasional seperti Queretaro UNESCO City of Design di Meksiko dan jejaring kota desain dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
Baca Juga: Putra Jepara raih summa cumlaude di Yaman, IPK nyaris sempurna dan hafal 30 juz
“Riset ini akan mengeksplorasi pengelolaan ekosistem ekonomi kreatif pada tingkat lokal yang berdampak bagi akselerasi pembangunan kota dan kabupaten kreatif,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Penelitian ini diharapkan mampu memperkuat posisi desain sebagai bagian penting dalam pengembangan kota kreatif, sekaligus memperluas kolaborasi global dalam pengelolaan inovasi dan pengetahuan.
Kolaborasi teknologi dan industri lewat riset strategis
Tak hanya di tingkat internasional, Dwinita juga terlibat dalam perolehan hibah riset nasional melalui skema Program Prioritas dan Strategis – Ajakan Industri (multi year).
Baca Juga: Viral ayam MBG diduga tak layak di Lampung, ortu siswa dan admin SPPG akhirnya saling memaafkan