Penelitian Franklin membuktikan bahwa listrik memiliki muatan positif dan negatif.
3. Abad ke-19, era listrik modern dimulai
Abad ke-19 menjadi periode penemuan penting yang meletakkan dasar bagi penggunaan listrik modern.
Pada tahun 1800, Alessandro Volta, seorang ilmuwan Italia, menciptakan baterai listrik pertama yang dikenal sebagai 'tumpukan volta.'
Penemuan ini memungkinkan aliran arus listrik yang stabil untuk pertama kalinya.
Hans Christian Orsted dari Denmark pada tahun 1820 menemukan hubungan antara listrik dan magnetisme, menunjukkan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet.
Penemuan ini menginspirasi Michael Faraday, seorang ilmuwan Inggris, untuk menemukan induksi elektromagnetik pada tahun 1831, yang menjadi dasar untuk generator listrik.
4. Akhir abad ke-19, penemuan dan penerapan listrik
Nikola Tesla, seorang penemu dan insinyur Serbia-Amerika, berperan penting dalam pengembangan sistem arus bolak-balik (AC), yang menjadi standar global untuk distribusi listrik.
Thomas Edison, penemu terkenal dari Amerika Serikat, menciptakan lampu pijar praktis pertama pada tahun 1879, yang membuat penerangan listrik menjadi kenyataan di rumah dan tempat kerja.
Pada tahun 1882, Edison membuka pembangkit listrik komersial pertama di Pearl Street, New York, yang menyediakan listrik untuk penerangan dan tenaga di area tersebut. Ini menandai awal distribusi listrik komersial yang lebih luas.
5. Abad ke-20 dan Ke-21, listrik di seluruh dunia
Masuk ke abad ke-20 dan ke-21, listrik menjadi komponen vital dalam kehidupan sehari-hari dan kemajuan teknologi.