sains

Semiotika, memahami bahasa tersembunyi dalam komunikasi

Jumat, 10 Mei 2024 | 23:26 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Sammy-Sander)

GENMILENIAL.ID - Semiotika, sebuah cabang ilmu yang mengkaji tanda dan makna dalam komunikasi, telah menjadi perbincangan yang semakin mendalam di era digital ini.

Dengan munculnya berbagai platform media sosial dan teknologi informasi, semiotika menjadi semakin relevan dalam memahami bagaimana pesan-pesan disampaikan dan diterima oleh masyarakat.

1. Tanda dalam semiotika

Menurut para ahli semiotika, sebuah tanda terdiri dari dua komponen utama, signifier (penanda) dan signified (yang dilambangkan).

Contohnya, sebuah lambang stop pada lalu lintas adalah penanda (signifier) yang melambangkan untuk berhenti (signified).

Baca Juga: Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Reza Arfah maju mencalonkan diri menjadi Walikota Bandung

Namun, semiotika tidak hanya terbatas pada tanda-tanda konkret seperti ini, ia juga membahas tanda-tanda abstrak seperti bahasa, gestur, atau simbol-simbol budaya.

2. Analisis semiotika dalam media sosial

Media sosial telah menjadi arena utama bagi praktisi semiotika untuk menganalisis bagaimana pesan-pesan disampaikan dan diterima oleh pengguna.

Setiap emoji, gambar profil, atau bahkan pilihan warna dalam desain antarmuka sebuah platform, semuanya membawa makna yang dapat diuraikan melalui lensa semiotika.

Misalnya, tanda-tanda yang digunakan dalam meme internet seringkali mengandung banyak lapisan makna yang dapat diungkap melalui analisis semiotika.

Baca Juga: Akibat kasus penganiayaan, STIP Jakarta tak buka penerimaan mahasiswa baru 2024

3. Semiotika dalam politik dan budaya populer

Semiotika juga memiliki peran penting dalam memahami politik dan budaya populer.

Halaman:

Tags

Terkini