Bambang pamungkas sindir fans Garuda yang terlalu emosional: Belajar dari Jepang, menang 6-0 pun masih introspeksi

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:52 WIB
Mengintip sorotan publik tentang kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@timnasindonesia)
Mengintip sorotan publik tentang kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 (Instagram.com/@timnasindonesia)

Bepe mencontohkan sikap Timnas Jepang yang tetap rendah hati meski menaklukkan Indonesia 6–0 di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, bahkan menegaskan bahwa kemenangan besar bukan alasan untuk berpuas diri.

Baca Juga: Pemerintah kaji pemutihan tunggakan BPJS kesehatan, nilai utang peserta capai Rp10 triliun

“Masih banyak yang perlu kami pelajari dan tingkatkan, baik pemain maupun tim secara keseluruhan,” ujar Moriyasu dikutip dari Kyodo News, Rabu, 11 Juni 2025.

Jepang bahkan mengubah susunan pemain dan memberi ban kapten kepada Takefusa Kubo sebagai bagian dari proses evaluasi jangka panjang.

Kluivert akui Jepang lebih kuat

Sementara itu, mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengakui keunggulan Jepang setelah kekalahan telak tersebut.

“Beberapa menit awal kami bermain baik, tetapi Jepang banyak kualitas, mereka ini level world cup tentu saja,” ujar Kluivert seusai laga di Stadion Suita, Osaka, Selasa, 10 Juni 2025.

Baca Juga: Akar masalah proyek kereta cepat Whoosh: Dari skema Jepang ke China, jejak keputusan yang kini jadi beban publik

Kluivert menegaskan kekalahan itu menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda.

“Kami harus bisa mengambil pelajaran dari situasi ini. Mereka mewujudkan kemenangannya. Kami kecewa, tapi kami juga harus bisa belajar,” ujarnya.

Dari amarah ke introspeksi

Bambang Pamungkas menilai publik harus meniru sikap Jepang: tetap rendah hati dalam kemenangan, dan tetap berpikir jernih dalam kekalahan.

“Kita perlu belajar introspeksi seperti Jepang. Mereka menang besar saja masih evaluasi, sedangkan kita sering kebalikannya, kalah, tapi justru ribut,” pungkas Bepe.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X