Karier internasionalnya dimulai pada musim 2014–2015 bersama klub Ankara DSI di Turki.
Pada tahun 2016, ia sukses meraih gelar juara liga basket Tunisia bersama Club Africain.
Baca Juga: Luna Maya pernah pasrah tak bisa nikah, Melaney Ricardo ingatkan rumah tangga tak selalu indah
Perjalanan kariernya terus berlanjut hingga ke Meksiko pada 2019, ketika ia memperkuat Dorados de Chihuahua di Liga Nasional Bola Basket Profesional (LNBP).
Tak lama setelah itu, ia menyeberang ke Uruguay dan bermain untuk Club Trouville di ajang LUB 2019–2020.
Debutnya di IBL dimulai pada tahun 2022 bersama Prawira Bandung. Jarred sukses mempersembahkan gelar juara untuk klub tersebut.
Musim berikutnya, ia bermain bersama Satria Muda Pertamina (2023–2024), sebelum akhirnya berlabuh ke Tangerang Hawks.
Berkat performa apiknya, Jarred sempat menyandang predikat sebagai Bintang IBL pada tahun 2024.
Namun kini, reputasi dan kariernya dipertaruhkan akibat kasus hukum yang menjeratnya.
Jarred dikenakan sejumlah pasal berat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni Pasal 114 ayat (2), subsider Pasal 113 ayat (2), dan lebih subsider Pasal 112 ayat (2). Ia terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara hingga 20 tahun.***
Artikel Terkait
Polisi benarkan aktor FA yang ditangkap karena narkoba adalah Fachri Albar, ini kronologinya
Kali kedua tertangkap karena narkoba, Fachri Albar sempat jalani rehabilitasi namun tidak kapok
Bunda Iffet meninggal dunia di usia 87 tahun, sosok ‘penyelamat’ Slank dari jeratan narkoba
Usai ditinggal Bunda Iffet, Bimbim Slank ungkap nasib program rehabilitasi narkoba untuk anak-anak yang digagas mendiang
Satres Narkoba Polres Subang amankan 54 botol miras dalam operasi di Jalan Raya Cibogo
Delapan napi Lapas Semarang dapat remisi spesial di Hari Waisak, mayoritas kasus narkoba
Jarred Shaw ditangkap karena ‘permen ganja’, Kapolres: Ingin bagi-bagi ke teman