Baca Juga: Setelah dibantai Liverpool, AC Milan harus menelan pil pahit atas Leverkusen
Bercermin dari tragedi Kanjuruhan, membuat Komite Disiplin (Komdis) PSSI harus lebih keras dalam menjaga disiplin para pelaku sepak bola di tanah air.
Hal itu mengingat Komdis PSSI memiliki kewenangan untuk mengatur serta menetapkan sanksi dalam sepak bola agar lebih baik dan maju.
Teranyar, Komdis PSSI merilis hasil sidang terkait pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan Liga Indonesia, sepanjang periode Bulan September 2024 lalu. Berikut ini kami rangkum ulasan selengkapnya:
Aksi Flare dan pelemparan barang oknum penonton
Komdis PSSI menindak tegas aksi penyalaan flare dan pelemparan barang oleh oknum penonton terhadap ofisial tim sepak bola ketika pertandingan tengah berlangsung.
Baca Juga: Jadi anggota DPR RI termuda, ini dia profil Annisa Mahesa
Pertama, Sriwijaya FC mendapatkan sanksi denda Rp10 juta, karena terjadi pelemparan oknum penonton saat perangkat pertandingan hendak memasuki ruang ganti, yang terjadi pada 19 September 2024.
Kedua, Deltras FC mendapatkan sanksi denda Rp10 juta, karena terjadi pelemparan kemasan air mineral sebanyak tiga kali yang dilakukan oleh oknum penonton, yang terjadi pada tanggal 20 September 2024.
Di sampin itu, Deltras FC juga mendapatkan sanksi denda Rp25 juta karena terjadi penyalaan flare oleh oknum penonton dalam pertandingan yang sama.
Ketiga, Persipura Jayapura yang diberi sanksi denda Rp10 juta, karena terjadi pelemparan botol minuman ke arah bench tim lawan, yang terjadi pada 21 September 2024.
Baca Juga: Diikuti oleh seluruh karyawan, PT Dahana gelar upacara Hari Kesaktian Pancasila
Persipura juga mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI sebab terjadi pelemparan barang oleh oknum penontonnya ke arah wasit pertandingan, pada 25 September 2024.
Keempat, Malut United FC yang mendapatkan sanksi denda Rp20 juta, karena terjadi pelemparan botol minuman ke arah bench tim tamu, terjadi pada 21 September 2024.
Kelima, Persijap Jepara mendapatkan sanksi denda Rp10 juta, karena terjadi pelemparan botol minum ke arah perangkat pertandingan, yang terjadi pada 19 September 2024.
Artikel Terkait
Jadi calon Ketua Umum PSSI, Erick Thohir paparkan solusi perbaikan sepak bola Indonesia
Suka bola? berikut 3 Klub besar sepak bola di Indonesia
Dua raksasa sepak bola, Madrid dan Muenchen lolos ke babak semifinal Liga Champions
Dr. Imran apresiasi antusiasme masyarakat Subang terhadap sepak bola hingga padati Alun-akun Subang buat nobar Timnas U-23 Indonesia lawan Uzbekistan
PT Dahana dukung Persikas, Ahmad Fachruddin berharap klub sepak bola Subang bisa tembus Liga 2
Hari Bhayangkara ke-78, Polres Subang gelar pertandingan persahabatan sepak bola dengan para jurnalis
Suporter Indonesia perlu belajar dari Belanda tentang cara menikmati sepak bola