Baca Juga: Tragis! Wanita 25 tahun tewas usai tergelincir di Air Terjun Robo Harau
Data magnitudo dan intensitas gempa juga diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap.
Masyarakat sebaiknya merujuk pada informasi resmi BMKG untuk mengetahui parameter gempa secara menyeluruh, termasuk apabila terdapat pembaruan data setelah pengumuman awal.
Warga diimbau memantau informasi resmi BMKG
Masyarakat di Kota Sorong dan wilayah sekitarnya diimbau tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Perkembangan mengenai aktivitas gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.
Baca Juga: 478 Titik panas terdeteksi di Indonesia, Sumatera Selatan paling banyak
Informasi resmi penting untuk memastikan masyarakat memperoleh keterangan yang akurat mengenai waktu kejadian, lokasi pusat gempa, magnitudo, kedalaman, serta potensi dampak yang perlu diwaspadai.
Apabila merasakan guncangan, warga disarankan melindungi diri dari benda-benda yang berpotensi jatuh atau pecah.
Saat berada di dalam bangunan, cari tempat berlindung yang aman dan lindungi kepala hingga guncangan berhenti.
Setelah guncangan mereda, masyarakat perlu memperhatikan kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.
Baca Juga: Anak Krakatau erupsi 5 kali, abu vulkanik capai 4.000 kaki dan bergerak ke Banten
Jika ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan, hindari area tersebut dan ikuti arahan petugas setempat.
Warga juga perlu memperhatikan informasi keselamatan lanjutan dari pihak berwenang.
Apabila terdapat imbauan khusus terkait kondisi di wilayah pesisir, masyarakat sebaiknya mengikuti petunjuk resmi yang disampaikan.