Menurutnya, bantuan pemerintah tersebut diberikan sebagai sarana kerja yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh penerima dan keluarganya.
Baca Juga: Soal pendampingan hukum masinis KA Argo Bromo Anggrek, Menhub serahkan pada KAI
“Jangan berpikir bantuan ini sebagai sesuatu yang bisa dijual. Ini adalah amanah dan alat untuk bekerja. Kalau digunakan dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh penerima dan keluarganya,” tegasnya.
Ia juga mengajak para pengayuh becak menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dengan menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab.
Bagi Yayang, becak listrik tersebut semestinya dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus membantu meningkatkan penghasilan keluarga.
200 Becak listrik diharapkan tingkatkan kesejahteraan
Yayang berharap bantuan 200 unit becak listrik tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi para pengayuh becak di Kabupaten Subang.
Baca Juga: Tegar Jasa Priatna apresiasi 200 becak listrik bantuan Presiden untuk pengayuh becak Subang
Ia ingin bantuan itu tidak hanya menjadi kendaraan, tetapi benar-benar digunakan setiap hari sebagai sarana mencari nafkah.
“Harapan kami tentu bantuan ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak. Mereka bisa bekerja lebih ringan, lebih produktif dan penghasilannya juga meningkat,” tutur Yayang.
Selain itu, ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat pekerja informal yang memperoleh dukungan pemerintah sesuai kebutuhan mereka.
“Semoga bantuan ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat bawah, khususnya para pekerja informal,” katanya.
Baca Juga: DPRD Subang soroti perusahaan diduga masuk daftar hitam, UKPBJ diminta buka data
Yayang kembali mengingatkan para penerima agar menjadikan becak listrik tersebut sebagai sarana untuk memperbaiki taraf hidup, bukan barang yang diperjualbelikan.
“Jaga amanah ini. Rawat becaknya, gunakan untuk bekerja, jangan disalahgunakan dan jangan dijual. Karena tujuan bantuan ini adalah membantu bapak-bapak dan keluarga mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” tuturnya.