Dalam kondisi seperti itu, cahaya matahari yang menembus partikel kabut asap dapat membuat warna lingkungan terlihat berbeda.
Baca Juga: Profil Danny Setiawan, mantan Gubernur Jabar itu kini telah wafat di usia ke-81
Kabut asap mulai terlihat menjelang siang
Unggahan lainnya dari akun @kur*******i memperlihatkan kondisi Kabupaten Barito Utara pada Sabtu, 19 September 2026.
Kabut asap berwarna kuning disebut mulai terlihat menjelang pukul 12.00 WIB.
“Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah jam 11.50 WIB. Ya Allah, turunkan hujan untuk kami, kasihani kami dan anak-anak kami,” tulis akun tersebut.
Situasi serupa juga dibagikan akun @nao*********n. Dalam unggahannya, warga menyebut kondisi pada 19 September 2026 membuat jarak pandang sangat terbatas.
“19 September 2026, enggak kelihatan apapun,” tulisnya.
Dalam unggahan berikutnya, akun tersebut meminta doa untuk warga Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Utara, yang terdampak kondisi kabut asap.
Ia menggambarkan bagaimana kabut asap juga berpengaruh terhadap aktivitas warga yang menggantungkan penghasilan dari berjualan.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah seorang warga yang memiliki anak berusia dua tahun dan kehilangan suaminya sekitar empat bulan lalu.
Warga tersebut disebut berjualan di depan rumah, tetapi aktivitas jualannya terganggu selama kabut asap.
“Bayangkan ada berapa kehidupan yang terhambat mata pencahariannya karena karhutla ini. Kami bertahan dengan keadaan masing-masing, keluar rumah udah pakai masker 3 lapis tapi tetap aja pulang-pulang mata perih, masker bau asap. Mohon ampuni kami Ya Rabb,” tulisnya.