Baca Juga: Rating Bank BJB turun, pemegang saham daerah perlu perketat pengawasan kredit
Petugas harus memastikan proses pemeriksaan dapat berlangsung sesuai tingkat kebutuhan medis masing-masing korban.
Sejumlah korban alami trauma dan sesak napas
Tim medis dari PMI, Dinas Kesehatan dan unsur SAR melakukan pemeriksaan terhadap para korban menggunakan tempat tidur lipat atau velbed.
Pemeriksaan dilakukan sekaligus untuk memantau kondisi vital korban, termasuk tekanan darah dan detak jantung.
Tanda-tanda vital lainnya juga diperiksa untuk mengetahui kondisi kesehatan korban setelah menjalani proses evakuasi.
Baca Juga: Di balik turunnya rating Bank BJB, NPL naik dan pencadangan melemah
Dalam penanganan tersebut, sejumlah korban dilaporkan mengalami trauma berat hingga sesak napas.
Ada pula korban yang mengalami penurunan kesadaran sehingga membutuhkan penanganan medis lebih intensif.
Petugas memberikan oksigen kepada korban yang membutuhkan. Selain itu, penanganan juga dilakukan dengan pemasangan penyangga leher atau neck collar serta pemberian infus sesuai kondisi masing-masing korban.
Ambulans disiagakan untuk rujukan
PMI Banjarmasin memastikan sistem pemilahan korban menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penanganan medis dalam kondisi darurat.
Baca Juga: Gaji manajer koperasi tak cukup berbasis jabatan, kompetensi dan kinerja harus jadi ukuran
Situasi di sekitar terminal juga dipadati korban, petugas medis, relawan serta keluarga yang menunggu informasi mengenai kerabat mereka.
Untuk mengantisipasi korban yang membutuhkan penanganan lanjutan, sejumlah ambulans disiagakan di luar gedung terminal.