GENMILENIAL.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, meluas hingga kawasan Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kobaran api bahkan mendekati area Cafe 360 Bromo Hillside dan memicu kepanikan pengunjung.
Kondisi tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, pengunjung terlihat berusaha keluar dari area kafe ketika asap tebal mulai mengepung kawasan tersebut.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 12 September 2026, akhirnya berdampak terhadap aktivitas wisata.
Baca Juga: Ibu kerja serabutan, ayah telah tiada, pelajar MAN 1 Pasuruan justru tembus parlemen remaja DPR RI
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) memutuskan menutup seluruh akses kunjungan wisata Gunung Bromo mulai hari yang sama hingga batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut.
Api mengepung area cafe 360 Bromo Hillside
Video kepanikan pengunjung salah satunya dibagikan akun Threads @berryminor. Rekaman tersebut memperlihatkan kondisi sekitar Cafe 360 Bromo Hillside ketika api membakar kawasan di sekitarnya pada Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB.
Kabut asap tebal terlihat masuk ke area kafe dari berbagai sisi. Sementara itu, semburat warna oranye dari kobaran api tampak dari sisi tebing yang berada di sekitar kafe.
Baca Juga: Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Kang Akur serukan bobotoh Subang jaga kondusivitas
Situasi tersebut membuat pengunjung berusaha menyelamatkan diri dan keluar dari area tersebut.
“Ya Allah, aduh mbak, mbak. Tolong,” teriak perekam video tersebut.
Pemilik akun juga mengingatkan masyarakat yang berada di sekitar kawasan Jemplang dan Ngadas untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Buat kalian yang sedang berada di sekitar kawasan Jemplang dan Ngadas, harap lebih waspada dan utamakan keselamatan,” tulis pemilik akun, dikutip pada Minggu, 13 September 2026.