news

Gempa magnitudo 5,9 guncang Kepulauan Seribu pagi tadi, ini analisis BMKG soal potensi tsunami

Sabtu, 12 September 2026 | 16:11 WIB
Menyoroti fakta terkini usai guncangan gempa magnitudo 5,9 di Kepulauan Seribu hingga berdampak pada perjalanan kereta api (Dok. BPBD DKI - KAI)

Delapan KA sempat berhenti luar biasa

Selain dirasakan di wilayah Kepulauan Seribu, gempa M5,9 juga berdampak pada perjalanan kereta api di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.

Baca Juga: Buntut kasus di Pamanukan, Kang Rey minta guru Subang tak lakukan penyimpangan di sekolah

Sebanyak delapan perjalanan kereta api dilaporkan sempat mengalami berhenti luar biasa (BLB) setelah gempa mengguncang Laut Jawa.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M Asad Habibuddin mengatakan pemberhentian sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

“Tindakan tersebut merupakan prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan KA tetap aman,” ujar Asad dalam keterangan resminya, Sabtu 12 September 2026. 

Saat kereta api berhenti, petugas KAI Daop 5 Purwokerto langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi prasarana perkeretaapian di sejumlah lintas terdampak.

Baca Juga: Jejak biadab dugaan santriwati alami pelecehan di Ponpes Sleman, dari rudapaksa hingga hamil

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat gangguan maupun kerusakan pada infrastruktur yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Jalur kereta dinyatakan aman

Pemeriksaan yang dilakukan petugas KAI mencakup sejumlah prasarana penting dalam perjalanan kereta api.

Di antaranya kondisi jalur rel, jembatan, terowongan, hingga fasilitas pendukung operasional.

Setelah pemeriksaan dilakukan, seluruh prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 5 Purwokerto dinyatakan dalam kondisi aman.

Baca Juga: Duh! Ibu-ibu di KRL Manggarai-Bogor mendadak viral usai terekam hisap kamper sambil ngoceh, ini kronologinya

Petugas juga tidak menemukan kerusakan yang disebabkan oleh gempa M5,9 tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini