GENMILENIAL.ID – Pencarian terhadap 5 jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Banten masih berlangsung hingga Jumat, 11 September 2026.
Memasuki hari ke-5 pencarian, Tim SAR Gabungan masih berupaya menemukan total 8 orang yang hilang kontak di perairan tersebut.
Delapan orang itu terdiri dari 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang sebelumnya melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga: Polisi sebut korban dugaan pencabulan Wakasek SMAN 1 Pamanukan bisa bertambah
Mereka diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1.
Perjalanan tersebut dilakukan untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Lima korban yang merupakan jurnalis yakni M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus dan Donal Husni.
Sementara tiga korban lainnya merupakan kru dan pendamping perjalanan, yakni Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal serta Heriyanto sebagai pemandu.
Baca Juga: Terjerat kasus dugaan pencabulan anak, Wakasek SMAN 1 Pamanukan terancam 12 tahun penjara
Pencarian masih berlangsung
Operasi pencarian terhadap kedelapan orang tersebut hingga kini masih dilakukan Tim SAR Gabungan.
Sedikitnya 10 kapal telah diterjunkan untuk menyisir wilayah perairan yang menjadi lokasi pencarian.
Di tengah proses pencarian tersebut, keluarga korban terus menanti kabar mengenai keberadaan anggota keluarganya.
Harapan utama keluarga adalah agar seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.