Baca Juga: Ki Maher lihat keraton sebagai pertahanan budaya dan penggerak ekonomi kerakyatan
Mendapat panggilan dari syahbandar
Situasi berubah ketika rombongan tersebut mendapatkan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dari pihak Syahbandar.
“Situasi di sana sangat mengejutkan dan dan di saat bersamaan, pihak Syahbandar langsung menghubungi kami agar kami segera kembali ke dermaga,” lanjutnya.
Setelah mendapatkan panggilan tersebut dan melihat situasi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, kapal rombongan Ocy langsung bergerak menjauh untuk kembali menuju dermaga.
Ocy memastikan seluruh rombongan berhasil kembali ke daratan dalam kondisi selamat.
“Kami semua berhasil melalui momen krusial tersebut dan pulang dengan selamat tanpa kurang suatu apapun,” imbuh Ocy.
“Saat ini kami semua sudah berada di daratan dalam kondisi yang sehat dan aman,” sambungnya.
Melalui video tersebut, Ocy juga membantah anggapan bahwa rombongannya sengaja mendatangi kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melihat erupsi.
Kapal dipenuhi pasir hitam
Video yang diunggah Ocy dan telah diputar lebih dari 6 juta kali itu juga memperlihatkan material yang diduga merupakan bagian dari material erupsi Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga: 3 Kecamatan Tanggamus diguyur hujan abu vulkanik Anak Krakatau, BPBD imbau warga waspada
Pasir tampak memenuhi bagian kapal yang digunakan rombongan tersebut. Ocy menyebut material yang masuk ke kapalnya bukan debu, melainkan pasir dengan tekstur kasar.
“Itu pasir kasar, bukan debu. Pas dateng dikiranya suara hujan, enggak taunya pasir,” tambahnya.