news

Kepala SMAN 1 Lasem Rembang ceritakan situasi genting saat ratusan siswa diare diduga imbas MBG basi

Jumat, 4 September 2026 | 13:35 WIB
Menyoroti viralnya kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di SMAN 1 Lasem Rembang usai mengonsumsi MBG (Instagram.com/@undercover.id)

GENMILENIAL.ID — Situasi genting terjadi di SMAN 1 Lasem, Rembang, Jawa Tengah, setelah ratusan siswa dan guru mengalami diare secara bersamaan.

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan menu Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya.

Berdasarkan laporan yang beredar, sebanyak 725 siswa dan 25 guru mengalami diare pada Kamis, 3 September 2026.

Peristiwa tersebut membuat kegiatan belajar-mengajar di sekolah terganggu hingga seluruh siswa akhirnya dipulangkan.

Baca Juga: Beredar video tak etis istrinya di medsos, suami Bu Kades Tambun nilai itu politik kotor jelang Pilkades

Informasi mengenai kejadian tersebut turut ramai dibahas di media sosial.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id pada Jumat, 4 September 2026, paket MBG yang dikonsumsi para siswa disebut sebelumnya dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Soditan Lasem.

Pihak SPPG kemudian menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

"Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa," kata Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, dalam keterangannya pada Kamis, 3 September 2026.

Baca Juga: Dandim 0605 Subang berganti, Kang Rey dorong sinergi TNI dan Pemkab makin kuat

Achmad mengatakan pihaknya saat ini memprioritaskan penanganan terhadap para korban yang mengalami gangguan kesehatan.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada korban," imbuhnya.

Diare massal terjadi saat jam belajar

Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, menjelaskan kondisi mulai terlihat sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis, 3 September 2026.

Halaman:

Tags

Terkini