Anak tersebut kemudian menolak permintaan perempuan itu dan memilih berlari masuk kembali ke area sekolah.
Anak menolak hingga terduga pelaku kabur
Pemilik akun menyebut perempuan tersebut masih berusaha memanggil anaknya agar mendekat. Namun, sang anak tetap berlari menuju area sekolah.
“Begitu anakku lari, ibu itu tetap maksa panggil anakku buat samperin dia. Karena anak aku lari ke dalam sekolah, jadi banyak yang lihat ibu itu dan dia langsung kabur naik motor,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pemilik akun menduga tindakan perempuan tersebut bukan sekadar pendekatan biasa terhadap anak.
“Ini bukan penculikan biasa, ini udah direncanain,” imbuhnya.
Baca Juga: BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya
Ia kemudian membagikan ceritanya sebagai peringatan bagi orang tua lainnya agar mengajarkan anak mengenai langkah yang harus dilakukan ketika dihampiri atau dipaksa oleh orang asing.
Orang tua diminta ajarkan anak waspada
Masih dalam utas yang sama, pemilik akun meminta para orang tua mengingatkan anak agar tidak sembarangan memperlihatkan nama yang terdapat pada buku maupun tas kepada orang asing.
“Buat mom semua, tolong ajarin anak jangan kasih lihat nama di buku atau tas ke orang asing, kalau ada yang maksa, teriak dan lari ke sekolah, dan jemput tepat waktu atau tunggu di tempat ramai,” tambahnya.
Menurutnya, keberanian sang anak untuk menolak menjadi salah satu hal yang membuatnya dapat kembali masuk ke area sekolah.
“Anakku selamat karena dia berani menolak, gimana kalau anak kita diam aja?” sambungnya.