Ambruknya Jembatan Gantung Pongpet kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Sejumlah warganet menyoroti informasi mengenai kapasitas jembatan yang disebut tercantum pada papan di area masuk.
Dalam foto papan informasi yang beredar, disebutkan bahwa jumlah orang yang dapat melintasi jembatan secara bersamaan maksimal tiga orang dengan beban maksimal 2 ton.
“Beban maksimal 2 Ton,” tulis akun @punk.rebels di Threads sembari mengunggah foto papan informasi tersebut.
Warganet lain kemudian memperkirakan beban yang berada di atas jembatan saat insiden berlangsung.
“50 orang dgn rata" berat 50 kg saja sdh 2,5 ton, bergerombol di satu titik. Terjadi konsentrasi beban,” tulis akun @cip591112 di Threads.
Sorotan tersebut muncul setelah jembatan ambruk. Namun, penyebab pasti kerusakan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Jembatan ditutup dan bakal diaudit
Pasca-insiden, Kapolsek Cijulang mengimbau masyarakat tidak menggunakan maupun mendekati jembatan untuk sementara waktu.
Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat hingga kondisi struktur dapat diperiksa.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait dijadwalkan melakukan audit menyeluruh terhadap jembatan.
Baca Juga: Profil Gus Kikin yang terpilih jadi Ketum PBNU: Cicit ulama pendiri NU, pengasuh Ponpes Tebuireng
Audit tersebut akan menjadi bagian dari pemeriksaan untuk mengetahui kondisi konstruksi serta faktor yang menyebabkan jembatan yang baru diresmikan tersebut mengalami kerusakan.