KRL Tangerang ikut terdampak kecelakaan
Gangguan serupa terjadi pada lintas Tangerang. KA 1914A relasi Duri-Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper sekitar pukul 07.20 WIB.
KAI Commuter menyampaikan informasi tersebut melalui akun X @CommuterLine.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Lintas Tangerang sehubungan KA 1914A (Duri-Tangerang) tertemper sepeda motor di antara Stasiun Rawa Buaya-Batu Ceper," demikian pengumuman KAI.
Pada saat kejadian, proses evakuasi sepeda motor yang menghalangi jalur serta pengecekan rangkaian kereta dilakukan sebelum perjalanan dapat kembali dijalankan.
"Perjalanan Commuter Line saat ini masih dalam proses evakuasi kendaraan sepeda motor yang menghalangi jalur dan pengecekam rangkaian KA," tulis keterangan tersebut.
Leza menyebut dampak insiden itu membuat delapan perjalanan KRL lintas Tangerang mengalami keterlambatan.
"Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit," imbuhnya.
KAI berlakukan rekayasa jalur
Untuk mempercepat penguraian keterlambatan, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi pada kedua lintasan yang terdampak.
Pada lintas Bogor, perjalanan KRL sempat menggunakan satu jalur secara bergantian di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai.
Sementara pada lintas Tangerang, pola serupa diterapkan di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper.