Selain meminta maaf, sopir tersebut menyatakan siap menanggung biaya perbaikan sepeda motor yang mengalami kerusakan, termasuk bagian lampu depan.
Persoalan bermula dari spion mobil
Menurut laporan yang beredar, masalah bermula ketika mobil Alphard dan sepeda motor korban berada dalam posisi berdekatan saat kendaraan roda empat tersebut bergerak ke arah kiri untuk berbelok.
Baca Juga: Bantuan pangan Subang untuk 277.954 penerima segera disalurkan, kualitas beras jadi sorotan
Sepeda motor korban disebut berada dalam posisi terjepit sehingga terjadi gesekan. Sopir Alphard kemudian menilai gesekan tersebut menyebabkan goresan pada bodi mobilnya, termasuk bagian spion.
Sementara itu, korban disebut mengaku tidak menemukan kerusakan berarti pada kendaraan roda empat tersebut.
Namun, perselisihan telanjur terjadi hingga sopir Alphard melampiaskan kemarahannya dengan merusak sepeda motor korban.
Dalam pertemuan dengan korban, sopir Alphard kemudian menyampaikan bahwa tindakan emosionalnya juga dipengaruhi persoalan pribadi yang sedang dihadapinya.
Baca Juga: Teknisi WiFi di Subang dikeroyok 10 motor bersenjata celurit, telunjuk tangan putus
Ia menyebut kedatangannya ke rumah korban sebagai upaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Polisi masih dalami kasus
Di sisi lain, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap insiden tersebut. Kompol Seala Syah Alam mengatakan kendaraan Alphard yang terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan mobil perusahaan.
Pihak kepolisian masih mendalami kepemilikan kendaraan sekaligus rangkaian kejadian yang menyebabkan perselisihan antara sopir Alphard dan driver ojol tersebut.
"Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya," ujar Alam.