news

Kronologi hancurnya motor driver ojol di Bintaro oleh hantaman bata sopir Alphard yang tak terima spion lecet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:04 WIB
Menyoroti kronologi insiden pengrusakan motor milik driver ojek online (ojol) oleh pengemudi Toyota Alphard di Bintaro, Jakarta Selatan (Instagram.com/@jakut.info)

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai driver ojol berada di sekitar kendaraan tersebut.

Baca Juga: Ungkap kendala kasus pencabulan Syekh Ahmad Al Misry, Bareskrim: Indonesia tak punya perjanjian ekstradisi dengan Mesir

Posisi kedua kendaraan kemudian disebut bersenggolan. Sopir Alphard menduga gesekan tersebut menyebabkan bagian kendaraan roda empatnya mengalami goresan, termasuk pada bagian spion.

Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi pertengkaran di jalan. Sopir Alphard terlihat emosi dan melakukan tindakan perusakan terhadap sepeda motor korban menggunakan batu bata.

Bagian depan sepeda motor korban mengalami kerusakan akibat hantaman tersebut. Peristiwa itu direkam dan kemudian tersebar di media sosial hingga mendapat perhatian publik.

Korban disebut sempat berusaha meminta maaf kepada sopir Alphard. Namun, situasi tetap berlangsung hingga motor miliknya mengalami kerusakan.

Baca Juga: Viral dugaan modus gesek nomor rangka mobil di parkiran GBK, polisi ikut dalami meski belum ada laporan resmi

Sopir Alphard datang ke rumah korban

Setelah video pengrusakan motor tersebut viral, sopir Alphard kemudian mendatangi kediaman korban.

Kedatangannya disebut untuk menyampaikan permintaan maaf sekaligus menyelesaikan persoalan tersebut.

Dalam video klarifikasinya pada Selasa, 19 Agustus 2026, sopir Alphard menyatakan siap bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor korban.

"Kerusakan motor nanti saya akan ganti nanti ke bengkel mana atau memang bapak mau benerin sendiri terserah saya tanggung jawab. Saya mohon maaf," kata sopir Alphard.

Baca Juga: Rapat dengan DPR, Kemenhaj blak-blakan soal faktor di balik usulan kenaikan biaya haji 2027

Ia juga menjelaskan alasan dirinya datang langsung menemui korban.

"Kalau saya nggak niat minta maaf ngapain saya kemari, soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini