“Tolong perhatikan keamanan warganya,” tulisnya.
Pengelola GBK kemudian merespons informasi tersebut melalui akun media sosialnya. Pihak pengelola menyatakan dugaan aksi penggesekan nomor rangka mobil itu menjadi perhatian manajemen.
Baca Juga: Teknisi WiFi di Subang dikeroyok 10 motor bersenjata celurit, telunjuk tangan putus
“Terima kasih atas informasi yang disampaikan. Hal ini menjadi perhatian serius Manajemen PPKGBK,” tulis pihak pengelola.
Polisi dalami dugaan modus gesek nomor rangka
Dugaan aksi tersebut juga mendapat perhatian dari kepolisian. Polda Metro Jaya menyatakan telah melakukan pendalaman terhadap video yang beredar di media sosial.
Meski demikian, polisi menyebut hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait dugaan peristiwa tersebut.
“Sejauh ini itu belum ada laporan resmi yang masuk. Namun, penyidik sudah bergerak untuk mendalami unggahan video itu,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada awak media pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Budi mengatakan pihaknya masih mendalami apakah aksi yang terekam dalam video tersebut berkaitan dengan modus tertentu.
“Masih kami dalami apakah itu merupakan modus-modus ataupun melihat pelaksanaan lain, ini masih kami dalami,” tandasnya.***