Kepercayaan menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka tidak didapatkan begitu saja. Jerrold terpilih setelah melewati serangkaian proses seleksi nasional.
Dalam proses tersebut, ia bersaing dengan tujuh perwira menengah terbaik dari empat matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Kepolisian RI.
Terpilihnya Jerrold menjadi bagian dari perjalanan panjangnya selama mengabdi di institusi Kepolisian RI.
Masuk satuan Gegana hingga Brimob
Latar belakang Jerrold cukup kuat di Korps Brigade Mobil atau Brimob. Setelah menyelesaikan pendidikan Perwira Pertama Dasar Brimob pada 2004, ia mengawali pengabdiannya di Satuan I Gegana.
Baca Juga: Penuh perjuangan, viral momen guru SD terpencil di Sulteng bagikan momen persiapan pawai 17-an
Penugasan di satuan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai perwira dengan kemampuan taktis.
Berbagai penugasan di lingkungan satuan elite tersebut turut membentuk pengalaman profesionalnya.
Selain bertugas di lingkungan korps baret biru, Jerrold juga pernah dipercaya sebagai ajudan pimpinan DPR RI.
Ia kemudian dipercaya menduduki posisi sebagai komandan satuan di lingkungan Brimob Polda Metro Jaya.
Pengalaman di lingkungan Brimob tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebelum masuk ke sejumlah jabatan kewilayahan.
Menjabat Kapolsek hingga Kapolresta Balikpapan
Perjalanan karier Jerrold kemudian berlanjut ke bidang kewilayahan. Ia mulai menjalankan tugas kewilayahan ketika dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Kelapa Gading pada April 2019.