GENMILENIAL.ID — Pemindahan dua ekor gajah dari Gembira Loka (GL) Zoo Yogyakarta menuju Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi perhatian setelah video perjalanan kedua satwa tersebut beredar di media sosial.
Dua gajah yang dipindahkan itu bernama Deo, gajah jantan, dan Sinta, gajah betina.
Keduanya dipindahkan menggunakan metode multimoda atau perjalanan yang melibatkan lebih dari satu jenis moda transportasi.
Video yang memperlihatkan truk besar mengangkut kedua gajah tersebut melintas di jalanan Yogyakarta kemudian ramai dibagikan warganet.
Baca Juga: Kang Rey targetkan 2027 pekerjaan rumah jalan Subang tuntas, ekonomi lokal makin terkoneksi
Perhatian publik juga tertuju pada alasan pemindahan serta kondisi Deo dan Sinta selama menjalani perjalanan menuju Kalimantan Timur.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kemudian memberikan penjelasan mengenai proses pemindahan tersebut.
Pemerintah menyebut rencana pemindahan Deo dan Sinta telah disiapkan sejak 2025.
Pemindahan disiapkan sejak 2025
Kemenhut menjelaskan, Tabang Zoo di Kutai Kartanegara ditetapkan sebagai lokasi penempatan baru bagi Deo dan Sinta setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur.
“Rencana pemindahan yang disiapkan sejak 2025 ini menetapkan Tabang Zoo di Kutai Kartanegara sebagai lokasi penempatan baru setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur,” ungkap pihak Kemenhut dalam keterangan yang dibagikan pada Senin, 17 Agustus 2026.
Kemenhut menyebut Deo dan Sinta merupakan satwa dilindungi yang menjadi titip rawat BKSDA Yogyakarta sejak September 2024.
Penitipan sementara tersebut kemudian menjadi bagian dari proses menuju pemindahan permanen. Penempatan baru dipilih dengan mempertimbangkan daya tampung dan fasilitas yang dinilai sesuai bagi kedua satwa.