news

Bupati Karo jadi sorotan warganet usai ungkap kondisi siswa yang keracunan MBG di Berastagi, begini awal mula pernyataan ‘berita baik’ viral

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:23 WIB
Bupati Karo, Antonius Ginting sebut siswa yang diduga keracunan MBG di Berastagi dalam kondisi baik (Instagram/kominfo_karo)

Lebih lanjut, Antonius mengatakan pemerintah daerah saat ini memprioritaskan kondisi kesehatan para siswa yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga: DPR prioritaskan keselamatan warga NTT, Dasco dorong evakuasi hingga pemulihan fasilitas

Ia menyebut persoalan biaya memiliki prosedur tersendiri, tetapi menurutnya hal yang lebih utama adalah memastikan kondisi kesehatan anak-anak yang diduga terdampak.

“Kalau soal biaya, itu ada prosedur. Yang paling penting, kita pastikan dulu kesehatan anak-anak ini dan syukur Alhamdulillah, Puji Tuhan, ini situasi terakhirnya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Zulkarnain Barus menyampaikan data sementara jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan hingga Kamis sore mencapai sekitar 269 orang.

Rinciannya, sebanyak 204 siswa berasal dari SMAN 1 Berastagi, 25 siswa dari SMA Swasta Bersama, dan 40 siswa dari SMK Swasta Bersama.

Baca Juga: Kronologi dugaan perundungan siswa SMK Kebumen, bermula ajakan duel berujung kasus di meja polisi

“Data ini kemungkinan masih terus bertambah ya,” ujar Zulkarnain kepada awak media, Kamis, 13 Agustus 2026.

Para siswa kemudian mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Kabanjahe, Rumah Sakit Mina, dan Puskesmas Berastagi.

Data siswa diduga keracunan capai 289 orang

Data mengenai jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan kemudian mengalami perubahan.

Menurut laporan Dinas Kominfo Karo, jumlah siswa yang diduga terdampak mencapai sekitar 289 orang.

Baca Juga: Bencana gempa di Nusa Tenggara Timur: Korban tewas capai 47 orang, 5 bandara terdampak

Dari jumlah tersebut, sebanyak 157 orang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Amanda Berastagi. Sebanyak 137 orang menjalani rawat inap, sedangkan 20 lainnya menjalani rawat jalan.

Kemudian, sebanyak 90 siswa menjalani perawatan di RS Efarina, 35 orang di RSUD Kabanjahe, 4 orang di RS Mina, dan 3 orang lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Berastagi.

Halaman:

Tags

Terkini