news

Bencana gempa di Nusa Tenggara Timur: Korban tewas capai 47 orang, 5 bandara terdampak

Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:53 WIB
Menyoroti fakta di balik bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (Instagram.com/@humaskorpsbrimob)

Baca Juga: Suplai air ke Pelabuhan Patimban masih 2 liter per detik, Perumda TRS bidik APBN 2027

Peristiwa tersebut tercatat mengakibatkan 31 orang meninggal dunia dan sekitar 400 orang mengalami luka-luka. Sekitar 500 rumah dan sejumlah bangunan juga mengalami kerusakan.

Gempa Flores tahun 1992

Pada 12 Desember 1992, Flores mengalami gempa berkekuatan 7,5 magnitudo yang disertai tsunami.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu tragedi gempa paling mematikan dalam sejarah NTT.

Sekitar 2.500 orang dilaporkan meninggal atau hilang, sementara sekitar 90 persen bangunan di wilayah Maumere hancur.

Baca Juga: Gempa NTT: 38 Orang meninggal dunia dan 13 orang luka-luka

Gempa Kalabahi tahun 1991

Pada 4 Juli 1991, Kalabahi, Alor, diguncang gempa berkekuatan 6,2 magnitudo dengan kedalaman 29 kilometer.

Tragedi tersebut mengakibatkan 23 orang meninggal dunia, 181 orang luka-luka, sekitar 5.400 orang kehilangan tempat tinggal, dan 1.150 bangunan hancur.

Gempa Alor Timur tahun 1989

Pada 15 Juli 1989, gempa berkekuatan 6,4 magnitudo terjadi di Alor Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Sejumlah fasilitas umum dan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Polisi tetapkan 4 tersangka kasus challenge hafalan ayat Al-Quran berhadiah miras, libatkan MUI dan Kemenag dalam penyidikan

Gempa Kupang tahun 1975

Halaman:

Tags

Terkini