news

Siapa sebenarnya 'Bos Gendut' yang ditangkap polisi di Kampung Bahari? Ternyata sempat buron pada 2025

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:23 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait operasi penangkapan bandar narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026 (Instagram.com/@jabodetabek24info)

MR diketahui bergerak dari Kampung Bahari menuju kawasan Mangga Besar. Petugas kemudian terus membuntuti hingga lokasi keberadaan MR diketahui.

Baca Juga: Kepala SPPG Karanganyar muntah-muntah usai cicip menu MBG, 94 ompreng ditarik usai sempat dikirim ke sekolah

"Operasi terhadap gembong narkoba yang tadi malam sudah kita tangkap pukul 20.09 WIB yang kita ikuti mulai dari Kampung Bahari keluar menuju Mangga Besar," kata Roy.

MR akhirnya ditangkap di salah satu salon kecantikan di kawasan Mangga Besar. Saat penangkapan berlangsung, petugas juga mengamankan dua orang lainnya yang disebut sebagai loyalis MR.

"Yang bersangkutan kita tangkap di salah satu salon kecantikan, kemudian yang bersangkutan bersama dengan seseorang yang sudah kita amankan di BNN," beber Roy.

"Salah satu dari gembong narkoba tersebut yang merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau Bos Gendut," imbuhnya.

Baca Juga: ESAI: Feodalisme warisan budaya materi

BNN sita uang Rp1,277 miliar dan aset Rp39,950 miliar

Selain menangkap MR, BNN juga mengembangkan kasus tersebut ke dugaan TPPU.

Dari pengembangan itu, petugas menyita uang tunai sebesar Rp1,277 miliar. Selain uang tunai, sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan MR juga telah diamankan.

"Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, BOS Gendut atau MR tersebut kita sudah mengembangkan TPPU-nya yang sudah berhasil kita sita, ada uang cash sebesar Rp1,277 miliar," ungkap Roy.

Total nilai aset yang disita disebut mencapai sekitar Rp39,950 miliar.

Baca Juga: Kisah inspiratif: Anak sekolah di Papua datangi guru untuk berbagi buah-sayur, wujud balas budi dalam kesederhanaan

"Kemudian dikembangkan dalam beberapa aset yang sudah kita hitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar," tandasnya.

BMW hingga Vespa dipamerkan BNN

Halaman:

Tags

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB