Mulai dari liputan langsung di lapangan, membangun jaringan narasumber, hingga menjaga kredibilitas informasi tetap menjadi kekuatan utama jurnalis.
“Teknologi bisa membantu proses kerja, tetapi kepercayaan publik dibangun melalui verifikasi, kedekatan dengan masyarakat, dan integritas jurnalistik,” tegasnya.
Media harus bangun ekosistem digital
Di akhir paparannya, Agus mengajak pelaku media, khususnya anggota JMSI Banyuwangi, untuk tidak lagi bergantung hanya pada website.
Menurutnya, media harus membangun ekosistem digital yang terintegrasi, dengan memanfaatkan berbagai platform untuk menjangkau audiens lebih luas.
Baca Juga: 3 Pejabat PDAM Bekasi diduga korupsi proyek pipa air bersih, bikin negara boncos Rp4,5 miliar
Sinergi antara website, media sosial, platform video, hingga teknologi AI dinilai menjadi kunci keberlanjutan industri media di masa depan.
Bagi Agus, tantangan terbesar bukanlah kehadiran AI, melainkan kemampuan media untuk terus beradaptasi.
Selama masyarakat masih membutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya, industri media diyakini akan tetap tumbuh dan relevan.***