news

Protes peternak Palangka Raya ke PLN gegara listrik sering mati: Anak buah hilang gaji, kami datang minta solusi

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:39 WIB
Menyoroti viralnya aksi protes para peternak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah buntut persoalan pemadaman listrik PLN (Instagram.com/@kualimerahputih)

GENMILENIAL.ID – Gelombang protes warga terhadap pemadaman listrik bergilir di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, viral di media sosial.

Aksi tersebut dipicu kerugian yang dialami masyarakat, khususnya para peternak ayam, akibat listrik yang kerap padam dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam video yang beredar, massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) tampak mendatangi Kantor PLN UP3 Palangka Raya di Jalan Ahmad Yani.

Baca Juga: 3 Pejabat PDAM Bekasi diduga korupsi proyek pipa air bersih, bikin negara boncos Rp4,5 miliar

Mereka bahkan menyegel sementara kantor tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap belum tuntasnya persoalan listrik.

Aksi tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan “Kantor Ini Disegel Masyarakat” di pintu gerbang kantor PLN.

Tak hanya itu, massa juga melakukan aksi tak biasa dengan menebarkan puluhan bangkai ayam di halaman hingga badan jalan di depan kantor.

“Demonstrasi itu diiringi dengan aksi membuang bangkai ayam di depan Kantor PLN UP3 Palangka Raya,” tulis akun Instagram @feegramindo, Kamis, 30 Juli 2026.

Baca Juga: Viral dugaan seleksi pegawai BPJS yang dilatih berjalan di atas api, picu sorotan warga: Apa urgensinya?

Simbol kerugian peternak

Aksi menebar bangkai ayam bukan tanpa alasan. Hal tersebut menjadi simbol kerugian besar yang dialami para peternak akibat pemadaman listrik yang terus berulang.

Sejumlah peternak yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan (Pinsar) Kalimantan Tengah turut menyuarakan keluhan mereka.

Mereka membawa bangkai ayam yang mati karena sistem kandang tidak dapat beroperasi normal saat listrik padam.

Salah seorang peternak, Arif, mengungkapkan dampak yang dirasakan tidak hanya kerugian materi, tetapi juga menyangkut nasib para pekerja.

Halaman:

Tags

Terkini