“Silakan komunikasi langsung melalui Instagram Reynaldy Official, nanti kita bantu fasilitasi. Juga bisa ikut Subang Fest untuk memperluas promosi,” ujar Kang Rey.
Sementara itu, Fajar dari Ciasem menyoroti keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kang Rey menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai ruang dialog.
“Kami punya program Sabtu Bersama Kang Rey sebagai wadah anak muda menyampaikan aspirasi. Semua masukan akan kita tindak lanjuti,” ucapnya.
Baca Juga: Hadiri Paripurna Purwakarta, Kang Rey tegaskan Subang tak bisa bangun sendiri
Fasilitas publik hingga PJU ikut diadukan
Aduan lainnya datang dari pendengar yang mengikuti siaran melalui kanal digital. Usulan terkait pemasangan penerangan jalan umum dan plang di sekitar Radio Benpas turut disampaikan.
Menanggapi hal tersebut, Kang Rey menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mempertimbangkan realisasi usulan tersebut.
“Kalau anggaran memungkinkan, tentu akan kita tindak lanjuti,” katanya.
Hal ini menunjukkan bahwa aduan warga tidak hanya berhenti pada sektor besar seperti ekonomi dan pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar fasilitas publik.
Radio jadi jembatan aspirasi warga
Dialog interaktif ini menegaskan peran Radio Benpas sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
Kanal komunikasi seperti ini dinilai efektif untuk menangkap langsung persoalan warga tanpa sekat birokrasi.
“Kami ingin komunikasi dengan masyarakat tetap terbuka, baik lewat radio maupun kegiatan langsung di lapangan,” ujar Kang Rey.