Ia menambahkan, sekitar 10 persen jemaah merupakan jemaah yang sudah menunaikan ibadah haji dan kembali berangkat umrah bersama Ash Shiddiq Tours.
Pemberangkatan ini merupakan yang pertama setelah musim haji 2026, setelah sebelumnya memberangkatkan sekitar 311 jemaah pada akhir musim sebelum haji.
Keamanan jemaah dan pengalaman perjalanan
Terkait kondisi di Timur Tengah, pihak travel memastikan terus memantau perkembangan situasi serta mengutamakan keamanan dan kenyamanan jemaah.
“Kami terus memperbarui informasi. Kedutaan Saudi di Indonesia juga menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah umrah,” ujar Dicky.
Selain itu, jemaah juga diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah, mengingat suhu di Tanah Suci masih cukup tinggi.
Baca Juga: Viral cekcok penjahit dan pelanggan di Bali, lontarkan dugaan rasisme hingga pengancaman
Salah satu jemaah asal Pabuaran, Kabupaten Subang, Heri Suherman, mengaku memilih Ash Shiddiq Tours karena rekomendasi kerabat serta kemudahan proses yang ditawarkan.
“Ini pertama kali saya umrah bersama keluarga. Prosesnya mudah dan pelayanannya bagus,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan jemaah lainnya, Didin Mardiana asal Sumedang yang berangkat bersama satu orang lainnya.
Sementara itu, Faisal, jemaah asal Subang, menyebut keberangkatan kali ini menjadi pengalaman berbeda baginya.
“Ini merupakan umroh ketiga saya, dan baru kali ini menggunakan Ash Shiddiq Tours,” katanya.
Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan penerbangan langsung menuju Jeddah tanpa transit.