Sementara itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh juga menyampaikan pesan serupa melalui akun media sosialnya.
Ia menyoroti bahwa jutaan ASN bekerja dalam diam untuk memastikan negara hadir di berbagai lini kehidupan masyarakat.
Menurutnya, peran ASN tersebar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik lainnya.
Ia menyebut, sekitar 6,7 juta ASN di Indonesia merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap negara melalui pengabdian.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kerja ASN tidak selalu terlihat, namun memiliki dampak besar bagi masyarakat luas.
Ramai kritik DPR soal mentalitas ASN
Sebelumnya, pernyataan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda sempat viral karena menyinggung soal mentalitas ASN.
Dalam rapat kerja bersama sejumlah lembaga, ia menilai bahwa kinerja ASN perlu ditingkatkan, termasuk melalui penguatan indikator kinerja atau KPI.
Rifqi juga membandingkan daya saing ASN dengan sektor swasta yang dinilai lebih kompetitif. Ia menyoroti perlunya perubahan dalam ekosistem kerja dan pola pikir sumber daya manusia di birokrasi.
Pernyataan tersebut memicu perbincangan luas di masyarakat, sekaligus menjadi latar munculnya pesan dari MenPAN-RB dan Kepala BKN.
Penguatan moral ASN di tengah sorotan publik
Di tengah kritik yang berkembang, pesan dari MenPAN-RB dan Kepala BKN dinilai sebagai upaya menjaga semangat dan moral ASN agar tetap fokus dalam memberikan pelayanan terbaik.