news

DPRD Subang soroti keterbatasan fiskal, fraksi dorong strategi inovatif di KUA-PPAS 2027

Selasa, 14 Juli 2026 | 23:20 WIB
Ketua DPRD Victor Wirabuana Abdurrachman kedua dari kiri bersama Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi pertama dari kiri saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Subang Senin 14 Juli 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - DPRD Kabupaten Subang menyoroti terbatasnya ruang fiskal daerah dalam Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Selasa, 14 Juli 2026.

Seluruh fraksi kompak mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan strategi inovatif guna meningkatkan kapasitas fiskal demi menopang pembangunan yang lebih optimal.

Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Subang itu dipimpin Ketua DPRD Victor Wirabuana Abdurrachman dan dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi beserta jajaran pemerintah daerah.

Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka soroti Wabup Lombok Tengah yang menjenguk tersangka pembakaran santri

Fraksi soroti kenaikan pendapatan yang minim

Dalam pandangan umumnya, fraksi-fraksi DPRD menilai kenaikan pendapatan daerah sebesar Rp5 miliar atau sekitar 0,19 persen masih tergolong sangat kecil.

Kondisi ini dinilai mencerminkan sempitnya ruang fiskal yang dimiliki daerah dalam menyusun program pembangunan ke depan.

Fraksi-fraksi meminta pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada sumber pendapatan rutin, tetapi juga mulai merancang langkah-langkah terobosan untuk meningkatkan penerimaan daerah.

Baca Juga: Viral pesan singkat berujung pengamanan gegana di SDN Srengseng Sawah Jaksel, benarkah ada ancaman bom

Upaya inovatif dinilai penting agar pembangunan tidak terhambat keterbatasan anggaran.

Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya perencanaan fiskal yang lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi, sehingga kebijakan anggaran dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dorong optimalisasi pajak dan digitalisasi

Peningkatan target pajak daerah yang cukup signifikan turut menjadi sorotan DPRD.

Fraksi-fraksi menilai target tersebut harus dibarengi dengan perbaikan sistem pengelolaan pajak yang lebih modern dan transparan.

Halaman:

Tags

Terkini