Dalam unggahan lanjutan, disebutkan bahwa korban mengalami kekerasan berat.
Bahkan terdapat informasi bahwa beberapa jari korban diduga dipotong oleh pelaku, meski hal ini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.
Baca Juga: Tangis haru player escort di GBK, perjuangan bocah asal Manado jadi sorotan
“Anaknya sudah meninggal, bantu doain ya buat adik B. Sekarang anaknya masih diautopsi di RS,” tulis unggahan tersebut.
“Barang buktinya juga sudah diamankan, ada 3 senjata tajam, potongan jarinya beberapa ketemu,” lanjutnya.
Informasi tersebut menambah duka sekaligus keprihatinan masyarakat atas kejadian yang dinilai sangat kejam.
Pesan terakhir korban jadi sorotan
Di sisi lain, unggahan tersebut juga mengungkap pesan terakhir korban kepada kerabatnya.
Baca Juga: Kasus WNI tewas di Jepang, pelaku akui sengaja lakukan penusukan
Disebutkan bahwa pada momen Lebaran lalu, tepatnya 15 Mei 2026, korban sempat meminta dikirimkan foto kebersamaan.
“Mba, apa masih punya foto pas lebaran itu? Kalau masih punya, minta ya. Makasih,” tulis pesan korban.
Pesan sederhana tersebut kini menjadi kenangan terakhir yang mengundang haru bagi keluarga dan kerabat korban.
Polisi lakukan penyelidikan intensif
Kasus ini kini ditangani serius oleh Polres Sragen. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Dewiana bersama Kasatreskrim AKP Catur Agus Yudo Praseno.
Baca Juga: Melvianty Manaf: Musik bagi saya setara napas dan oksigen