GENMILENIAL.ID – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni 2026, dimanfaatkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Subang, H. Oing Abdul Rohim, untuk mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Subang yang membidangi pembangunan, lingkungan hidup, infrastruktur, tata ruang, perhubungan, dan pertambangan, Oing menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya, kerusakan lingkungan akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun keberlanjutan generasi mendatang.
Baca Juga: Dua modus curanmor terbongkar di Subang, dari rusak kunci hingga duplikasi, 4 pelaku diamankan
Bumi harus dijaga bersama
Dalam pernyataannya, Oing Abdul Rohim menekankan bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Bumi harus dijaga, manusia harus menjaga bumi. Ini bukan hanya slogan, tapi harus jadi kesadaran bersama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menilai bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia seharusnya tidak berhenti pada seremoni saja, melainkan menjadi momentum untuk mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Baca Juga: Kode ‘malaikat’, ‘konser’ hingga ‘ACC klik’ terungkap di kasus pemerasan izin tinggal WNA
Menurutnya, langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, hingga menjaga kebersihan lingkungan sudah menjadi kontribusi nyata dalam menjaga bumi.
Soroti kondisi sungai di Subang
Oing juga secara khusus menyoroti kondisi sungai di wilayah Kabupaten Subang yang masih menghadapi persoalan sampah dan pencemaran.
Ia mengingatkan bahwa sungai memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat, mulai dari sumber air hingga penopang ekosistem.
“Sungai harus dirawat, jangan dijadikan tempat pembuangan sampah. Kalau sungai rusak, dampaknya ke mana-mana, mulai dari banjir sampai kesehatan masyarakat,” tegasnya.