GENMILENIAL.ID – Isu teror pocong yang viral di sejumlah daerah di Indonesia turut menjadi perhatian aparat kepolisian di Kabupaten Subang.
Meski belum ditemukan kejadian serupa di wilayahnya, Polres Subang tetap meningkatkan patroli sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.
Kasat Samapta Polres Subang, AKP Irlianto, mengatakan bahwa hingga saat ini informasi terkait teror pocong masih sebatas isu yang belum tentu kebenarannya.
Namun demikian, pihak kepolisian tetap menindaklanjuti setiap informasi yang beredar di masyarakat.
Baca Juga: Sistem terbuka seleksi Polri 2026, nilai langsung keluar cegah praktik curang
“Memang itu sudah ada isu-isu, tapi kan yang namanya isu belum tentu benar. Bisa saja itu informasi yang menyesatkan supaya masyarakat resah dan takut,” ujar Irlianto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 29 Mei 2026.
Patroli ditingkatkan di titik dan jam rawan
Sebagai langkah preventif, Sat Samapta Polres Subang mengintensifkan kegiatan patroli, terutama pada jam-jam rawan dan di lokasi yang dinilai berpotensi terjadi gangguan kamtibmas.
Irlianto menjelaskan bahwa patroli tidak hanya dilakukan pada malam hari, tetapi juga pada waktu lain seperti siang atau sore hari di titik-titik tertentu.
“Kita melaksanakan patroli di jam-jam rawan. Tidak harus malam hari, bisa juga siang atau sore di tempat-tempat yang dianggap rawan,” jelasnya.
Baca Juga: UMB somasi Elfiany Syafruddin usai dicatut dalam dugaan penelitian palsu bersama Rifaldy Fajar cs
Patroli tersebut melibatkan berbagai unit, mulai dari Dalmas, Raimas, hingga tim khusus Setya Haprabu atau yang dikenal sebagai tim Serbu.
Kegiatan dilakukan dalam formasi peleton dengan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau berbagai wilayah, termasuk permukiman warga dan area publik seperti pasar.
Selain mengantisipasi isu teror pocong, patroli juga menyasar potensi gangguan lain seperti aksi geng motor, perkelahian, hingga pencurian.