GENMILENIAL.ID – Di saat sejumlah daerah mulai waspada menghadapi ancaman kekeringan, Kabupaten Subang justru berada di posisi yang cukup aman.
Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) memastikan ketersediaan air baku menghadapi musim kemarau 2026 dalam kondisi melimpah.
Direktur Teknik Perumda TRS, Nana Ruhana, menyebut bahwa masyarakat, khususnya pelanggan, tidak perlu khawatir terhadap potensi kekurangan air bersih dalam waktu dekat.
“Untuk sumber air baku yang kita miliki saat ini, khususnya di wilayah selatan, cukup melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Nana, Selasa 12 Mei 2026.
Debit air melimpah, banyak yang belum dimanfaatkan
Nana mengungkapkan, sejumlah sumber air di Subang memiliki kapasitas besar, bahkan sebagian belum dimanfaatkan secara optimal.
Di wilayah Cipondoh Cisalak misalnya, debit air mencapai sekitar 1.100 liter per detik. Namun, sebagian besar air tersebut justru mengalir ke Sungai Cipunegara tanpa dimanfaatkan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Tanjungsiang. Dari total potensi sekitar 1.400 liter per detik, baru sekitar 25 liter per detik yang digunakan.
Sementara itu, sumber air di Cibulakan memiliki debit sekitar 1.000 liter per detik, tetapi pemanfaatannya baru mencapai 200 liter per detik.
Melihat kondisi tersebut, Nana menilai Subang memiliki cadangan air yang sangat cukup untuk menghadapi musim kemarau, bahkan dalam skenario terburuk sekalipun.
Ada titik rawan, tapi masih aman
Meski secara umum aman, Nana mengakui ada satu sumber air yang perlu diwaspadai, yakni sumber air Cimaga di wilayah Sagalaherang.