news

Cerita pilu kakak yang sempat selamatkan adiknya, 5 santri tewas akibat reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Jumat, 3 Oktober 2025 | 05:09 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkap peristiwa pilu korban jiwa dalam insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo (Dok. Pemkot Surabaya)

GENMILENIAL.ID – Duka mendalam menyelimuti Sidoarjo, Jawa Timur, usai bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025.

Hingga Rabu malam, 1 Oktober 2025, tim SAR mencatat sebanyak 108 korban telah dievakuasi, dengan rincian 5 orang meninggal dunia dan sisanya selamat meski mengalami luka-luka.

Direktur Operasi Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengungkapkan bahwa pada hari ketiga pencarian, tujuh korban berhasil dievakuasi.

“Lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia,” kata Bramantyo di Posko SAR Gabungan, Sidoarjo.

Baca Juga: Fakta-fakta gempa Filipina magnitudo 6,9: 72 tewas, peringatan tsunami hingga kondisi WNI

Salah satu korban ditemukan dalam posisi bersujud di sektor A1 reruntuhan, sementara korban selamat lainnya segera dirujuk ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo.

Kisah haru muncul dari keluarga korban. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat melayat ke rumah duka, menyampaikan bahwa seorang kakak sempat berusaha menolong adiknya dari reruntuhan.

Namun, nahas, sang adik tak tertolong dan menjadi salah satu korban meninggal dunia.

“Kami mendapat cerita bahwa kakaknya sempat menolong adiknya ketika reruntuhan menimpa,” ungkap Eri.

Baca Juga: Kuota impor BBM 110 persen belum cukup, DPR dengar curhat Shell hingga SPBU swasta mundur dari kesepakatan dengan Pertamina

Eri menambahkan, sang kakak sempat dirawat di RSUD dr. Soewandhie Surabaya dan kini sudah diperbolehkan pulang.

Ia juga meminta doa seluruh warga Surabaya karena satu santri asal Surabaya masih dalam proses pencarian.

Tragedi ini menambah daftar panjang bencana konstruksi yang menelan korban jiwa.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya keras mengevakuasi puluhan korban yang diduga terjebak di reruntuhan bangunan ponpes tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini